Menkes Tegaskan Virus Korona Belum Sampai ke Indonesia - Lintas Khatulistiwa
Headlines News :
Home » , » Menkes Tegaskan Virus Korona Belum Sampai ke Indonesia

Menkes Tegaskan Virus Korona Belum Sampai ke Indonesia

Written By Unknown on Friday, May 2, 2014 | 11:13 PM


ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta, Meninggalnya NA, warga negara Indonesia yang tinggal di Jeddah, Arab Saudi, memunculkan kekhawatiran. Jangan-jangan virus korona yang menjangkiti NA sudah menular ke WNI lainnya dan dibawa pulang ke Tanah Air. Namun Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi memastikan bahwa virus penyebab penyakit MERS itu belum masuk ke Indonesia.



"Alhamdulillah di Indonesia belum ada (MERS-CoV)," terang Menkes usai acara pelantikan pejabat eselon I di Gedung Kementerian Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (2/5/2014).



Menkes menambahkan bahwa memang pernah ada beberapa kasus dimana warga Indonesia yang baru pulang dari Arab Saudi terdeteksi mempunyai gejala-gejala penyakit tersebut. Namun tes laboratorium mengeluarkan hasil negatif sehingga bisa dipastikan bahwa belum ada virus korona yang masuk ke Indonesia.



Menkes juga menjamin bahwa pemeriksaan ketat selalu dilakukan bagi WNI yang baru pulang dari Arab atau negara terjangkit lainnya, begitu pula WNA yang berasal dari negara-negara tersebut.



"Pelabuhan baik laut dan udara semua sudah dilengkapi dengan alat, jadi kalau ada yang datang dengan gejala corona-mers, akan langsung diperiksa dan diberi pengobatan," sambung Menkes lagi.



Direktur Pencegahan Penyakit Menular Langsung DITJEN P2PL, dr Slamet MSc, mengamini pernyataan tersebut. Ia mengatakan bahwa di bandara-bandara dan pelabuhan besar Indonesia sudah dilengkapi dengan termoscanner yang dapat membaca suhu tubuh. Seperti diketahui, salah satu gejala MERS-CoV adalah demam tinggi, flu dan batuk.



"Setiap bandara yang mempunyai pintu langsung ke Mekah dan Madinah ada termoscannernya. Misalnya bandara di Jakarta, Surabaya, Makassar dan Medan ada. Pokoknya semua bandara yang punya akses langsung ke sana (Arab Saudi) ada," ujar dr Slamet di kesempatan yang sama.



Temuan 143 kasus baru selama bulan April menunjukkan peningkatan total infeksi sebanyak 73 persen di Arab Saudi. Dari 10 korban meninggal, 7 ditemukan di Jeddah yang merupakan pusat wabah belakangan ini, 2 di Riyadh, dan satu lagi di Makkah.



Meski jumlah kasusnya tidak terlalu banyak, tingkat kematiannya cukup mengkhawatirkan. Hingga April 2014, tercatat Case Fatality Rate (CFR) sebesar 36,61 %. Artinya sekitar 1 dari 3 kasus infeksi menyebabkan pasien meninggal dunia.



Sumber: Detik Healt
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Powered by Blogger
Copyright © 2014. Lintas Khatulistiwa - All Rights Reserved